Lampung Barat
Ungkap Fakta News
-Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSU Alimuddin Umar Liwa Kabupaten Lampung Barat, menuai sorotan setelah keluarga pasien mengeluhkan lambannya penanganan medis dalam kondisi darurat.
Salah satu anggota keluarga pasien, inisial RH, mengaku kecewa terhadap pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit umum Alimuddin Umar Ia menilai terdapat dugaan kelalaian dan Lambatnya dalam penanganan awal pasien yang seharusnya menjadi prioritas utama di IGD.
“Seharusnya IGD mengutamakan keselamatan pasien sesuai standar operasional prosedur. (SOP) Namun, keluarga saya tidak langsung ditangani tanpa kejelasan alasan,” ujarnya kepada Awak Media Sabtu (09/5/2026).
Menurut RH, saat anggota keluarganya tiba dalam kondisi darurat, tenaga medis tidak segera memberikan tindakan. Kondisi tersebut membuat pihak keluarga panik dan kecewa atas pelayanan di Rumah sakit tersebut.
“Secara umum, prosedur pelayanan di IGD mencakup proses triase atau penilaian cepat kondisi pasien, tindakan resusitasi atau stabilisasi, pemeriksaan oleh tenaga medis, hingga pemeriksaan penunjang seperti laboratorium dan radiologi. Seluruh tahapan tersebut seharusnya dilakukan dengan mengutamakan keselamatan pasien di atas urusan administratif.
RH, juga menyebutkan bahwa berdasarkan informasi yang ia ketahui, penanganan awal di IGD idealnya dilakukan dalam waktu maksimal lima menit sejak pasien tiba. Sementara itu, proses observasi dan penanganan lanjutan umumnya berlangsung sekitar tiga hingga enam jam, termasuk tindakan medis awal, pemeriksaan laboratorium, serta konsultasi dokter spesialis. Adapun pemindahan ke ruang rawat inap biasanya dilakukan dalam kurun waktu kurang dari enam hingga delapan jam.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga berharap adanya evaluasi dari instansi terkait, khususnya Bupati Lampung Barat.
“Kami berharap ada evaluasi dan tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas RH.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak RSU Alimuddin Umar. Namun, belum ada keterangan resmi yang disampaikan terkait keluhan tersebut. ( Red )

