Lampung Barat
Ungkap Fakta News
-Diduga Tempat Ajang Korupsi.! Pekerjaan Proyek, Pembangunan Boxculvert Way Pagasan (Simpang Mutar Alam-Gunung Terang) Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat. Menjadi Sorotan Komite Wartawan Indonesia Perjuangan (KWIP) DPC Kabupaten Lampung Barat.
Faisol. Selaku Ketua. Komite Wartawan Indonesia Perjuangan (KWIP) DPC Kabupaten Lampung Barat. Mengatakan pihak kami akan terus soroti semua Proyek yang ada di kabupaten Lampung Barat.yang hampir menyeluruh adanya dugaan penyimpangan dan sarat korupsi.! Khususnya,di Pekerjaan Proyek, Pembangunan Boxculvert Way Pagasan (Simpang Mutar Alam-Gunung Terang) Kecamatan Way Tenong. Yang diduga kuat dijadikan tempat ajang korupsi. Kita akan terus soroti dan kita kawal sampai di aparat hukum (APH) dan pihak Kajari Kabupaten Lampung Barat.."pungkasnya.
(Kwip)

Diduga Tempat Ajang Korupsi.! Pekerjaan Proyek, Pembangunan Boxculvert Way Pagasan (Simpang Mutar Alam-Gunung Terang) Way Tenong Lambar
Lampung Barat
Ungkap Fakta News
-Pekerjaan Proyek, Pembangunan Boxculvert Way Pagasan (Simpang Mutar Alam-Gunung Terang) Pelaksana CV. Flamboyan. di Pekon di Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat. Diduga dijadikan tempat ajang korupsi oleh pihak rekanan atau pihak yang mengerjakan proyek tersebut.

Pasalnya. Pantauan media ini di lokasi, terlihat Proyek tersebut diduga kurangnya pemasangan batu di bagian dinding jembatan tersebut, belum lagi banyaknya camouran tanah, serta dibagian sambungan nya sudah terlihat retak retak. Kalau di lihat dari papan plang informasi tercatat masa kontrak pekerjaanya selama 120. hari.kalender Dari tgl 10 Oktober tahun 2025. Namun pantauan di lokasi pekerjaan tersebut belum juga selesai masih banyak yang belum di selesaikan. Miris..! Nya lagi pekerjaan tersebut diduga dikerjakan sala jadi. dan tidak sesuai dengan aturan yang mana semestinya. Selasa 030-03-2026.



"Pekerjaan Proyek, Pembangunan Boxculvert Way Pagasan (Simpang Mutar Alam-Gunung Terang) Pelaksana CV. Flamboyan. di Pekon di Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat. yang bernilai sekitar RP. 1.558.555.000. diduga dikerjakan dengan asal jadi sehingga muncul dugaan pekerjaan proyek tersebut dijadikan tempat ajang korupsi.
Menurut sumber salah satu warga setempat. Yang namanya tidak mau di publikasikan, menjelaskan kepada Media ini. Kami melihat pekerjaan tersebut sudah hampir Lima bulan mas belum selesai juga. Kita bisa lihat dibagian pinggir ciranya masih ditimbun dengan tanah belum di semen atau di aspal. Kalau kita lihat di papan plang informasi nya masa kontrak nya hanya 10 hari kalender dari waktu mulai dikerjan sekitar tgl 10 Oktober tahun 2025. Kemarin. Ko sampai di bulan Maret ini masih belum juga beres. selain itu wargapun masih kurang puas dan kecewa kalau melihat pekerjaan proyek tersebut sangat lah buruk dan kurang bagus dan masih berantakan."ujar Sumber. Selasa 03-03-2026.
Warga pun berharap kepada pihak terkait dari Dinas ataupun aparat hukum (APH) khususnya Kajari Kabupaten Lampung Barat. Agar bisa Korcek langsung ke lokasi proyek ini dan bisa memberikan sangsi tegas kepada pihak pemboronganya atau Rekanan. Karna diduga anggaranya diduga di Korupsi. harap Warga.
Terkait hal tersebut untuk pemberitaan yang berimbang agar bisa di konsumsi publik. dari pihak Kontraktor atau Rekanan yang mengerjakan Pekerjaan Proyek tersebut. Saat di konfirmasi melalui WhatApp. tidak direspon sampai berita ini terbit.
(KWIP)

