Mamamasa
Ungkapfaktanews.id
Diketahui LKP trisna yg berdiri pada thn 2018 di bidang Shalon kecantikan yg beralamatkan di jln poros mamasa-polewali rante-rante,desa osango,kec.mamasa prov.sulbar,dengan Akte notaris.No.34 tgl 26 juni 2018,No.1481.ILK-BM/DPM-PTSP/2018, NILEK.3310431000788,NPSN.K.5656658, NPWP.02.879.662.1.813.00. dari tahun ke tahun semakin berkembang dan semakin di gemari oleh berbagai masyarakat yg akan mempercantik diri khusunya wanita baik untuk persiapan ke pesta,maupun untuk memper indah rambut dan tatarias lainnya,LKP trisna trus berbenah dari tahun ke tahun sampai dilirik oleh kementrian pendidikan untuk pendirian suatu lembaga..LSK-Lembaga Sertifikasi Kompetensi yg akan melakukan peserta didik uji kompetensi di tahun 2024,

Uji kopetensi ini dimaksudkan adalah untuk mengurangi pengangguran yg putus sekolah,sehingga bisa mandiri dlm mengembangkan bakat dlm Tatarias ke cantikan rambut.Penguji Tatarias kecantikan rambut langsung dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Ibu Sumiaty dan Ibu Srimariani.Dalam pantauan Wartawan Ungkapfaktanewscom membenarkan bahwa kegiatan tersebut di ikuti oleh 10 org peserta Didik tatarias rambut dan kecantikan dan akan di nilai oleh team penguji dari kementrian pendidikan melalui,Analisa rambut,sampho,krimbath,Chairthmart,Blow dan Carly untuk kecantikan rambut.Harapan dari team penguji agar anak-anak serius dlm mengikuti uji kompentensi ini agar bisa lulus semua untuk mendapatkan Sertifikat,sehingga bisa lanjut bekerja di shalon-shalon kecantikan baik dikab.mamasa maupun diluar mamasa,dan tidak tertutup kemungkinan bisa di pake diluar negeri untuk belajar sambil magang demi untuk menambah dana untuk menghidupi dirinya bahkan keluarganya.tuturnya.

Lanjut team penguji menyampaikan bahwa peserta didik level dua dan setelah itu nantinya akan ke level tiga di thn berikutnya.Ia juga mengatakan bahwa di kab.mamasa ini baru satu lembaga yg resmi untuk mengadakan peserta didik uji kompetensi yaitu LPK.Trisna,dan harapan kedepan agar lembaga lain juga ada,khususnya LPK trisna untuk kedepannya bisa lagi menambah kuota peserta didik menjadi 20 org,mengapa demikian karena peserta didik uji kompetensi ini di biayai oleh kementrian pendidikan,sehingga saya sangat mengharapkan kepada anak-anak yg putus sekolah dan tidak mampu agar bisa berdiri sendiri untuk bagaimana berinofasi demi masadepannya.pungkasnya.
*** Marthinus*** Korwil Sulbar.###

