IMG 20261106 WA0045

Wabup Lampung Barat Lepas 6 Taruna Sekolah Kedinasan Kemenhub ke Poltrada Bali

Ungkap Fakta News

Diskominfo, Lampung Barat -- Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin melepas 6 peserta didik Sekolah Kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan Tahun Anggaran 2026/2027 Formasi Kabupaten Lampung Barat, dalam audiensi pelepasan di ruang kerja Wakil Bupati, Kamis, (5/11/2026).

Para peserta didik menghadap Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Perhubungan Burlianto Eka Putra dan perwakilan BKPSDM Lampung Barat.

IMG 20261106 WA0043

Berdasarkan Pengumuman Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Kementerian Perhubungan Nomor PG-BPSDMP 10 Tahun 2026 tanggal 2 November 2026 tentang Hasil Kelulusan Akhir Seleksi Penerimaan Calon Taruna (SIPENCATAR) Pola Pembibitan, sebanyak 6 peserta dari Formasi Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Barat dinyatakan lulus akhir.

Untuk Program Studi D-III Manajemen Transportasi Jalan, 4 formasi terisi semua, yakni Anida Zaskya Ulhaq dari Kecamatan Way Tenong, Azzarina Imamah dari Kecamatan Way Mengaku, Rival Anggara dari Kecamatan Batu Brak, dan Devan Eza Mahendra dari Kecamatan Balik Bukit.

Sementara untuk Program Studi D-III Manajemen Logistik, dari 3 formasi yang dibuka hanya 2 yang terisi, yakni Fanny Alvina dan Hafizhah Naura yang sama-sama berasal dari Kecamatan Batu Brak. Satu formasi tidak terisi karena peserta tidak memenuhi syarat.

Dari keenam peserta tersebut, dua orang mendapat biaya akademik dan non-akademik, tiga orang mendapat biaya akademik, dan satu orang menempuh jalur biaya mandiri.

Mereka akan menempuh pendidikan selama tiga tahun di Bali, kemudian kembali ke Kabupaten Lampung Barat dan penempatannya otomatis di Dinas Perhubungan sebagai ASN.

Kepala Dinas Perhubungan Lampung Barat, Burlianto, menegaskan skema penempatan itu sudah pasti dalam pola pembibitan.

"Tujuannya untuk melepas, supaya bisa mendapat motivasi untuk bisa dilaksanakan pendidikan di Bali nanti, selama tiga tahun pendidikan dan nanti setelah selesai pendidikan akan menjadi pegawai di Dinas Perhubungan Lampung Barat," kata Burlianto.

Dalam perbincangan itu, Wabup Mad Hasnurin mengingatkan para peserta untuk bersyukur karena tidak semua peserta seleksi berhasil lulus. Menurut Wabup Mad Hasnurin, kesempatan itu tidak datang dua kali. Alasannya, setelah tiga tahun pendidikan di Bali dan kembali ke daerah, para peserta langsung menjadi pegawai negeri tanpa harus kembali bersaing mencari pekerjaan.

"Selama tiga tahun ini fokus belajar, pesan saya jangan main-main, sungguh-sungguh belajar, karena kesempatan baik ini tidak terulang dua kali, kenapa harus bersyukur? Karena sekarang ini mencari pekerjaan susah. Karena setelah selesai pendidikan dan pulang nanti langsung menjadi pegawai negeri," kata Mad Hasnurin.

Ia berharap keenam peserta dapat berprestasi dan kembali dengan hasil terbaik."Saya harap, adek-adek semua ini bisa berprestasi pulang bisa tunjukkan hasil terbaik dari banyaknya saingan seluruh Indonesia. Pelajarilah pengetahuan seluas-luasnya untuk bekal kalian di hari esok. Mudah-mudahan dari pendidikan ini kalian bisa berhasil menjadi ASN yang baik, untuk membahagiakan diri sendiri, keluarga, dan mengharumkan nama Kabupaten Lampung Barat," kata Mad Hasnurin menutup pesannya.

((Red)