Bandar Lampung
Ungkap Fakta News
- -Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung merotasi 51 kepala sekolah SMA dan SMK negeri di berbagai kabupaten dan kota. Kebijakan ini disebut sebagai langkah penyegaran organisasi untuk mendorong peningkatan kinerja dan mutu pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung, Thomas Amirico, mengatakan rotasi jabatan merupakan hal lazim dalam birokrasi. “Rolling jabatan itu sesuatu yang biasa. Ini untuk penyegaran agar mereka bisa bekerja lebih baik dan memiliki ruang baru dalam menjalankan tugas,” kata dia, Selasa, 14 April 2026.
Ia meminta para kepala sekolah yang dilantik segera beradaptasi di tempat tugas baru, membangun komunikasi dengan guru, serta mengedepankan transparansi dalam pengelolaan sekolah. “Yang terpenting adalah peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan kepada siswa,” ujarnya.
Ketua Dewan Pendidikan Lampung, Syafrimen, menilai pergantian tersebut sebagai dinamika organisasi yang wajar. Menurut dia, rotasi jabatan dapat mendorong kinerja yang lebih optimal di lingkungan sekolah.
Sejumlah kepala sekolah yang dilantik antara lain Jahara Siregar di SMAN 1 Ambarawa, Semar Jaya di SMAN 1 Simpang Pematang, serta Istiqomah di SMKN Tanjung Sari. Selain itu, Made Sulatra ditempatkan di SMAN 1 Pringsewu, Astri Mela Agustin di SMAN 2 Metro, dan Haidir Yusuf di SMAN 1 Tanjung Raja.
Nama lainnya mencakup Sri Idayanti di SMKN 1 Kotabumi, Evi Amalia Setya Ningtyas di SMAN 1 Seputih Agung, Henrican Purba di SMAN 1 Kalirejo, hingga Muhamad Zainudin di SMAN 1 Bangun Rejo.
Pelantikan juga mencakup Ely Sulistyorini di SMKN 1 Rawajitu Selatan, Abu Salam di SMAN 1 Buay Bahuga, Agus Nardi di SMAN 13 Bandar Lampung, serta Arliyanti di SMKN 1 Banjar Margo.
Selain itu, Iryana Febriza Wardhani ditempatkan di SMAN 7 Bandar Lampung, Widdy Guntur Bawono di SLB Negeri Sidomulyo, dan M. Kholid di SMAN 3 Metro. Musa Nurrasyid ditugaskan di SMAN 1 Sukoharjo dan Tri Nurul Fajarotun di SMAN 5 Metro.
Nama lain dalam daftar rotasi antara lain Budi Wiryawan di SMAN 1 Belalau, Agus Sugiharto di SMKN 1 Labuhan Maringgai, Endro Waluyo di SMAN 1 Sendang Agung, hingga Achmad Imanuddin di SMAN 1 Bandar Sribawono.
Pemerintah provinsi berharap rotasi ini menciptakan suasana kerja yang lebih dinamis sekaligus meningkatkan kualitas manajemen sekolah di seluruh wilayah Lampung.
(Red)

