INDIKASI PENJUALAN ASED DESA RANTETANGNGA,YANG MARAK DI MEDYA SOSIAL DAN DIBERITAKAN BEBERAPA MEDYA TIDAK PUNYA KEBENARAN/HOAX

Mamasa, UNGKAP FAKTA NEWS
Diketahui beberapa hari yang lalu Amos kariwangan sebagai Kepala Desa Rantetangnga,Kec.Tawalian marak jadi perbincangan publik dikarenakan ada indikasi menjual Ased desanya,berupa bantuan turbin dan penggilingan padi dari profinsi pada thn 2010 yang silam, yang telah di laporkan oleh operator alat yang di maksudkan, tidaklah benar alias Hoax. sehingga keluarga besar kepala desa rantetangnga tidak terima dengan tuduhan telah menjual ased desanya lalu keluarga besar mengadakan pertemuan untuk menyikapi tentang kejadian yang dituduhkannya, dan keluarga menyepakati untuk memanggil si pelapor dlm hal ini operataor dan beberapa yang lainnya,dan hasil pembicaraan yang sipelapor dan atau pemberi informasi tidak benar kepada sala satu wartawan,

Oknum tersebut telah mengaku salah dan meminta maaf, kepada keluarga terkhusus kepada kepala desa rantetangnga( Amos kariwangan) bahwa memang informasi yang saya sampaikan itu tdk ada kebenarannya sehingga kedatangan saya saat ini datang meminta maaf yang se dalam-dalamnya atas segala kekeliruan saya, sekali lagi mohon dimaafkan. Ungkapnya.

 

Lanjut pihak keluarga mengatakan bahwa sesuai kesepakatan kelurga menenerimanya dengan catatan bahwa ini adalah menjadi pelajaran bagi kita semua agar kedepan bila ada org yg datang untuk konfirmasi dlm desa supaya kita memberikan informasi yg benar dan dapat dipertanggung jawabkan demi dan untuk kita semua ,sehingga wartawan Mitra Nasional membenarkan tentang kejadian ini setelah mendengar langsung pemaparan dari kepala desa rantetangnga,bersamaan dengan rekamannya dan dlm rekaman tersebut jelas2 dikatakan bahwa penjualan barang yg dimaksudkan tidak ada keterlibatan kepala desa rantetangnga,karena pada waktu itu Amos kariwangan belum menjadi kepala desa waktu datang bantuan yg dimaksudkan bahkan kepala desa Rantetangnga juga mengatakan bagaimana mungkin sy yg menjual aset itu karena belum ada juga diseraterimakan ke desa rantetangnga.tuturnya.

Lanjut kades rantetangnga mengatakan terimakasih kepada operator yg telah mengakui kesalahannya,sehingga kita sebagai manusia tentu menerimanya dgn hati yg thulus,karena ini adalah bagian dari keluarga juga,semoga menjadi pelajaran yang berharga untuk kita semua.Pungkasnya.

(Marthunus)