Momen Idulfitri berubah duka, dua rumah warga Kenali ludes terbakar saat acara budaya.-Foto dok.-
Lampung Barat
Ungkap Fakta News
— Suasana Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Pekon Kenali, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat, berubah menjadi duka setelah peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah warga pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Di tengah momen kebersamaan yang seharusnya penuh kebahagiaan, musibah tersebut meninggalkan luka mendalam bagi warga setempat.
Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut. Ia menilai musibah ini terasa semakin berat karena terjadi saat masyarakat tengah merayakan hari kemenangan.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, ia menyampaikan rasa duka mendalam kepada para korban yang terdampak kebakaran.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap sabar dan tabah dalam menghadapi ujian tersebut, serta saling menguatkan di tengah kondisi yang sulit.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat rumah ditinggalkan dalam kondisi kosong. Ia menekankan agar masyarakat memastikan keamanan instalasi listrik serta penggunaan api di dalam rumah.
Sebagai langkah cepat, ia menginstruksikan dinas terkait untuk segera turun ke lokasi guna melakukan peninjauan sekaligus memastikan penanganan terhadap korban berjalan optimal.
Diketahui, kebakaran terjadi saat sebagian warga tengah mengikuti perhelatan budaya Sekura Cakak Buah. Api diduga berasal dari salah satu rumah warga dan dengan cepat membesar sebelum merembet ke bangunan lain.
Peristiwa tersebut mengakibatkan dua unit rumah warga ludes terbakar dan menimbulkan kerugian materi yang diperkirakan cukup besar. Salah satu rumah yang terdampak diketahui milik Alpian.
Kondisi bangunan yang mayoritas berbahan kayu serta jarak antar rumah yang berdekatan menjadi faktor yang mempercepat penyebaran api.
Pemerintah daerah memastikan akan terus melakukan pendataan serta penanganan lanjutan bagi warga terdampak sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana di tengah momentum Lebaran. (Red)

