Lampung Barat
Ungkap Fakta News
-Tradisi pesta budaya Sekura kembali berlangsung meriah di Pekon Buay Nyerupa Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat pada 2 Syawal 1447 Hijriah, Minggu (23/3/2026). Ratusan warga setempat turun ikut antusias meriahkan Pesta Budaya Sekura untuk mengikuti perayaan budaya yang telah menjadi identitas masyarakat setempat.

Perayaan tahunan yang digelar setiap Idulfitri ini selalu menjadi magnet bagi warga lokal maupun perantau yang pulang kampung. Sejumlah titik pelaksanaan dipenuhi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung kemeriahan tradisi khas Bumi Beguai Jejama Sai Betik tersebut.
Peserta tampil dengan beragam kostum unik yang menarik perhatian. Topeng, pakaian berwarna-warni, hingga atribut tak biasa mewarnai jalannya perayaan dan menciptakan suasana meriah sepanjang acara.

Salah satu bentuk penampilan yang paling mencolok adalah Sekura Kamak, dengan kostum yang bebas dan ekspresif. Para peserta mengenakan topeng, pakaian lusuh, serta aksesori yang menggambarkan kreativitas spontan masyarakat.
Secara turun-temurun, pesta budaya Sekura diyakini sebagai bentuk rasa syukur setelah Ramadan sekaligus sarana mempererat silaturahmi masyarakat.
Topeng yang dikenakan peserta memiliki filosofi kesetaraan karena menutupi identitas pemakainya, sehingga semua lapisan masyarakat dapat berbaur tanpa membedakan status sosial.
Selain itu, tradisi ini juga menjadi ruang ekspresi sosial melalui simbol-simbol yang ditampilkan dalam kostum maupun perilaku peserta selama perayaan.
Tahun ini, pesta budaya digelar di sejumlah lokasi, antara lain di Pekon Buay Nyerupa Kecamatan Sukau kabupaten Lampung Barat. (Faisol)

