TANJUNG JABUNG BARAT
UNGKAP FAKTA NEWS.
— Proyek pembangunan kantor Desa Lubuk Terab, Kecamatan merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat, menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Pasalnya, proyek yang dikabarkan memiliki nilai anggaran kurang lebih sejumlah Rp 500 .000.000., dengan target pelaksanaan selesai tahun 2025, mirisnya..!! hingga memasuki awal 2026 pekerjaan tersebut masih belum terselesaikan aliaa mangkrak" masih jauh dari kata rampung Rabu 21-01-2026.
Pantauan langsung media ini di lokaai pekerjaan tersebut terlihat dengan jelas kondisi bangunan yang masih berupa dinding bata dan plester kasar, atap kayu yang belum finishing, bahkan sebagian material terlihat ada indikasi dan munculnya kecurigaan anggaran tersebut di korupsi oleh oknum yang mengerjakan, dan terkesan tidak sesuai standar.serta
“Bangunan dikerjakan asal jadi, demi meraup keuntungan pribadi.
Menurut sumber, pekerjaan proyek tersebut tidak mencerminkan pengerjaan proyek pemerintah dengan pagu anggaran menelan ratusan juta rupiah,” ungkap salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya.
Kondisi Fisik Disorot: Ada Dugaan Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Dokumentasi lapangan yang diterima redaksi menunjukkan sejumlah kejanggalan seperti:
✔ Struktur tembok yang tidak rata
✔ Pengecoran pilar yang tidak rapih
✔ Rangka atap papan seadanya
✔ Lantai yang belum terpasang sempurna
✔ Material campuran semen terlihat minim
Kondisi ini memancing pertanyaan serius tentang kualitas pekerjaan dan kepatuhan terhadap Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Sejumlah tokoh masyarakat menilai bahwa proyek tersebut sangat berpotensi tidak memenuhi standar konstruksi, sehingga berisiko membahayakan pemanfaatan gedung ke depan.
Anggaran Diduga Tidak Transparan
Lebih lanjut, warga juga mempertanyakan transparansi anggaran. Mereka mengaku tidak pernah melihat papan informasi proyek terpampang di lokasi, sebagaimana standar yang berlaku melalui Peraturan Presiden tentang keterbukaan informasi publik pada setiap proyek fisik.
“Ini proyek pemerintah kok gelap, papan proyek aja nggak ada. Warga tahunya cuma dananya besar,” protes warga lainnya.
Pihak Desa & Pemkab Diminta Angkat Bicara
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Lubuk Terab maupun Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan dan dugaan kualitas pembangunan yang dipersoalkan warga.
Aktivis penggiat anti-korupsi Kabupaten Tanjab Barat mendesak agar:
Dinas PMD
Inspektorat
BPK RI
APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah)
Serta aparat hukum (APH) Kabupaten agar supaya turun dan melihat
melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut.
Catatan Redaksi
Fakta News akan terus melakukan investigasi dan melakukan konfirmasi berimbang kepada:
✔ Kepala Desa Lubuk Terab
✔ Tim Pelaksana Kegiatan (TPK)
✔ Dinas terkait
✔ Inspektorat Kabupaten
Serta menggali lebih jauh mengenai sumber dan penggunaan anggaran pembangunan tersebut.ungkap nya budi. S

