Usai Soekarno Cup Membludak, Pak Cik Parosil: Tahun Depan Kita Gelar Bupati Cup.
πππ
Ungkap Fakta News
Diskominfo, Lampung Barat -- Ribuan warga memadati Lapangan Voli Pekon Tugu Ratu, Kecamatan Suoh, Sabtu (7/11/2026) malam.
Dari pukul 20.00 WIB sampai pukul 01.00 WIB dini hari, teriakan dan tepuk tangan penonton tak berhenti mengiringi pertandingan.

Maklum, ini partai puncak turnamen yang sudah digelar tiga minggu terakhir. Soekarno Cup 2026 yang diselenggarakan PAC PDI Perjuangan Kecamatan Suoh dan Putra Mandiri ini diikuti 92 tim dari Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh (BNS).
Rinciannya, 64 tim putra dan 28 tim putri. Semua berebut gelar juara.

Di malam grand final, empat tim terbaik turun ke lapangan. Sektor putra: Putra Mandiri vs Setia Kompas. Sektor putri: Putri Mandiri vs Gandari Putri.
Hasilnya, di sektor putra juara I direbut Putra Mandiri, juara II Setia Kompas, juara III Idola Putra, dan juara harapan Setia Kompas II.
Sementara di sektor putri, juara I diraih Putri Mandiri, juara II Gandari Putri, juara III Putri Remaja, dan juara harapan Arseba.
Para juara mendapatkan trofi, piagam, dan uang pembinaan yang diserahkan langsung Bupati Barat Parosil Mabsus yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Barat.
Turut hadir sejumlah Anggota DPRD, Kepala Perangkat Daerah Lampung Barat, Camat Suoh dan BNS, serta para Peratin.
Pak Cik Parosil yang menutup kegiatan ini pun tak bisa menyembunyikan rasa puasnya.
"Tidak banyak berkata-kata, yang jelas ini top markotop. Nanti tahun depan akan kita gelar lagi Soekarno Cup yang kedua. Dan hadiahnya nanti yang lebih menarik dan juga tentu lebih besar lagi. Karena ini puas nih, pemainnya keren, tim wasitnya juga, dan memimpin pertandingannya juga keren. Para penontonnya juga keren banget," kata Parosil.
Tak berhenti di situ, Pak Cik Parosil langsung meminta Kadis Pemuda dan Olahraga menjadikan turnamen voli ini agenda tahunan.
"Ke depan ini, ini ada Kadis Pemuda dan Olahraga ya, ini mesti dijadikan agenda tahunan ya," ujarnya.
Ia juga menjanjikan trofi bergilir Bupati Lampung Barat dengan hadiah yang lebih besar dari sekarang.
"Kita nanti mungkin akan memperebutkan trofi bergilirnya Bupati Lampung Barat ya, termasuk juga hadiahnya nanti ya, mungkin lebih besar dari sekarang lah ya," kata Parosil.
Parosil menegaskan, Soekarno Cup akan tetap berjalan sebagai agenda tahunan PDI Perjuangan. Di sisi lain, Pemda Lampung Barat akan menggelar agenda sendiri sebagai bentuk apresiasi kepada para pecinta bola voli.
"Kita nanti adakan kegiatan yang memang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat ya," ujar Parosil.
"Tapi kalau yang Soekarno Cup tetap dijalankan, Soekarno Cup tetap, itu agenda tahunan daripada PDI Perjuangan," lanjutnya.
"Tapi nanti ke depan ada juga agenda yang dibiayai oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat sebagai apresiasi saya dengan seluruh para pecinta olahraga bola voli," kata Parosil.
Bagi Parosil, turnamen seperti ini bukan sekadar ajang kompetisi. Turnamen berskala besar yang melibatkan puluhan tim dan ribuan penonton berpotensi menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari pedagang, pelaku UMKM, hingga jasa transportasi di sekitar lokasi pertandingan.
Meski demikian, Parosil tidak merinci proyeksi dampak ekonomi dari kegiatan tersebut. Ia lebih menekankan pada keberlanjutan agenda dan manfaat sosial olahraga bagi masyarakat.
((Red)